Sebenarnya saya sudah tau sejak lama tentang layanan Cybermap dari CBN sekitar kurang lebih 4 tahun lalu dari seorang teman yang bernama Nur Kholis ,tapi memang dasar manusia yang ga terlalu perduli,maka terlupakanlah...saya malah sering berkutat dengan peta jakarta offline untuk memberi tahu suatu lokasi kepada messenger Auto Computer..,padahalll..saya selalu online setiap hariiii...singkat cerita ketika saya membutuhkan peta untuk situs www.autokomputama.com barulah saya tersadar buat mencari peta online... ..dari pada saya harus gambar sana-sini..scan sana-sini ribet,capture sana-sini..mending ambil aja di CBN cybermap tinggal minta tolong Achoen bagian desain grafis di Auto Computer untuk di retouch...maka inilah hasilnya :
Dasar ga mau repottt.....thanks CBN...
Wednesday, 8 August 2007
Cybermap dari CBN
Posted by Dafis at 11:58 0 comments
Labels: Serba-Serbi
Monday, 30 July 2007
Membuat Cooling Monitor Sendiri Dari Bahan Pasar Loak
Ide ini sebenarnya dibuat setelah secara tidak sengaja berjalan mencari barang bekas di pasar Loak Kebayoran lama Jakarta. Melihat bahan dipasar tersebut sangat banyak sekali, termasuk fan, baut dan plastik paralon VPC yang sangat murah tetapi sangat lengkap.
Per yang ditemukan juga termasuk per bekas dari tape atau radio yang para pengusaha pasar loak mengumpulkan satu demi satu untuk membuat stock dagangan mereka. Ternyata setelah dipikirkan lebih lanjut dapat menjadi bahan yang menarik. Selain harganya yang gila gilaan murah, karena material tersebut hanyalah sampah dan menjadi nilai tambah bila diberikan kepada seseorang yang cukup kreatif.
Ide pembuatan ini juga didasari, karena tidak terdapat fan pendingin monitor yang memberikan jarak pada radiasi electromagnetik. Umumnya fan di pasaran hanya menyediakan fan yang digantung pada bagian atas monitor, tetapi akan menganggu tampilan layar.
Bahan dan Biaya
Bahan yang diperlukan :
2 Paralon PVC Joint
2 buah baut, 4 buah per, O ring, untuk pengait fan ke monitor
Busa atau packing bekas, atau plastik tebal
Solder Listrik
Extend kabel power
Fan 12 Volt DC 80 X 80mm
Kebutuhan waktu pembuatan:
Kurang dari 30 menit
Perkiraan biaya untuk membuat Cooling Monitor ala Pasar Loak
2 Paralon 6.000 6.000 6.000
Extend kabel power 15.000 15.000 15.000
Fan bekas 5.000 - -
Fan Nidec 0.18A - 20.000 -
Fan RMB 0.3A - - 35.000
Total 31.000 46.000 61.000
Gambar material untuk cooling monitor
Bahan baut diperlukan 2 buah untuk penahan per, 2 buah per panjang, 2 buah per pendek dan 2 buah O Ring.


2 Paralon plastic PVC, dengan ukuran lebih besar pada bagian bawah dan atas untuk penyambung PVC bagian bawah.


Untuk pemasangan 2 buah PVC dapat digabung atau stackable. Cara ini untuk memberikan jarak pada fan yang akan memberikan gangguan gelombang magnetik ke monitor. Idealnya tinggi fan dengan jarak bagian atas monitor sekitar 15cm. Bila terlalu dekat dengan monitor, maka akan menimbulkan getaran pada gambar. Bagian bawah dibuat lebih besar agar fan lebih stabil berdiri diatas monitor.


Cara pembuatan
Gunakan solder listrik untuk membuat lubang baut. Atau dapat mengunakan bor listrik. Jangan membuat lubang terlalu besar, cukup melubangi agar baut dapat masuk diposisi depan. Lalu masukan O ring ke baut di sisi terdalam, dilanjutkan per pendek dan disusul per panjang. Masukan baut ke lubang paralon PVC dan gunakan obeng besar untuk memasukan baut. Semakin keras putaran semakin baik baut tertanam. Karena ukuran PVC setebal 3 milimeter akan dapat menahan ketegangan per. Mur hanya digunakan untuk memperkuat bila dirasakan kurang kuatnya pada baut pengakit yang tertanam di PVC.


Lakukan pada sisi lainnya dengan cara yang sama sehingga terbentuk seperti gambar dibawah ini. Untuk busa, packing bekas atau plastik tebal dapat dibuat dengan ukuran sesuai besarnya mulut fan dengan paralon PVC. Lubang dapat dibuat sesuai dengan kebutuhan dengan cutter. Bila diperlukan, dapat ditambahan per lain pada sisi fan, tujuannya untuk memperkuat kedudukan fan agar tidak mudah bergerak. Setelah selesai, letakan fan ke atas tabung PVC dan letakan diatas monitor dan kaitkan per terpanjang ke badan monitor dan per pendek ke lubang fan. Selanjutnya sambungkan kabel extended dari power supply computer ke fan. Maka fan siap digunakan.


Hasil Disain tergantung kreatifitas
Ini lah hasilnya, pada gambar dibawah ini, hanya dibutuhkan waktu kurang dari 30 menit bila seluruh bahan sudah lengkap.
Tampak Atas setelah installasi


Tampak Belakang setelah installasi


Tampak Depan setelah installasi


Mengapa dibuat
Mengapa dibuat, pertanyaan ini tentunya akan menarik. Dengan bentuk yang tinggi dan sederhana ini, maka pembuatan dengan bahan bekas akan bernilai tambah serta murah. Kendala saat ini, Fan untuk monitor jarang sekali didisain untuk ukuran monitor 15 inch keatas. Mengapa ? , Karena sulitnya menempatkan fan langsung pada monitor yang sangat dekat ke lubang ventilasi monitor dan akan menganggu tampilan layar monitor. Sebabnya, karena radiasi dari gelombang kumparan elektrik pada fan akan menggangu tembakan listrik pada monitor dan monitor akan menampilkan gambar bergetar bila terlalu dekat dengan fan. Umumnya dipasaran memang terdapat fan yang langsung ditempelkan pada bagian atas monitor. Cara ini tidak akan berguna karena menimbulkan efek gangguan pada tampilan layar seukuran 15" keatas.
Dengan bahan Paralon PVC, maka anda dapat memodifikasi baik bentuk disain dan model, asalkan jarak fan pada monitor sedikitnya diatas 15 centimeter keatas dari bagian atas monitor dan akan memperkecil gangguan elektromagnetic pada tampilan layar.
Untuk disain juga dapat diperindah dengan cat Pilox dengan warna sesuai selera anda. Hanya ini tentunya akan membuat biaya bertambah.
Untuk ukuran fan. Cooling monitor anda tidak akan tergantung pada fan yang ada dipasaran. Anda dapat mencari pada pedagang di pasar loak yang umumnya mengumpulkan fan bekas 12 Volt DC ukuran 80 X 80mm. Atau dapat mengambil dari bagian power supply bekas bila tidak ingin mengeluarkan biaya lagi. Atau bila ingin lebih baik untuk pendinginan, maka dapat digukankan fan ukuran power yang lebih besar seperti seri RMB dengan kekuatan 0.3A yang dapat mengambil udara panas pada monitor lebih besar lagi.
Dengan cara ini, suhu monitor akan lebih stabil dan dingin karena adanya putaran udara yang ditarik oleh fan pendingin. Tentunya kondisi suhu didalam monitor yang lebih dingin akan membuat umur monitor lebih lama. Khususnya bagi mereka yang memiliki monitor 17" keatas dan mahal akan sangat ingin merawat monitor mereka dan ini adalah satu alat untuk memperpanjang umur monitor anda. Minimal untuk menghindari kerusakan komponen karena terjadi overheating dengan pemakaian monitor di ruangan tanpa AC.
Mungkin menjadi kendala pada pembuatan cooling monitor dengan bentuk bagian atas monitor yang tidak rata. Bila monitor memiliki bagian yang tidak rata, maka dapat diberikan alas busa, karet bekas lainnya agar kedudukan paralon PVC dapat berdiri tegak. Juga pada fan yang ditampilkan diatas pipa PVC, dapat juga ditambahkan 2 pengait per tambahan. Agar tidak mudah bergerak, walaupun dengan 2 per saja cukup, apa salahnya memasangkan per di kedua sisi fan. Hal ini tergantung kebutuhan dan kreatifvitas anda.
Bila kesulitan mencari bahan paralon PVC anda dapat mencari di toko bangunan, dan lupakan biaya yang telah dibahas diatas. Untuk pembelian dari pedagang pasar loak, anda akan diterima dengan ramah tamah tanpa perlu menawar dan harganya sangat kompetatif. Percayalah..(obengware/www.autokomputama.com)
Posted by Dafis at 11:09 0 comments
Labels: Hardware
PCMAV RC18 Update Build2
Online update PCMAV build2 telah dirilis. Kali ini terdapat penambahan 4 signature baru dengan disertai engine scan & cleaner khusus yang dapat menangani virus-virus yang banyak dilaporkan menyebar di Indonesia. Total virus yang terdapat pada PCMAV Update Build2 kali ini adalah sebanyak 30 virus. Dan pastikan koneksi internet Anda aktif, sebelum menjalankan PCMAV RC18, untuk mendapatkan update terbaru ini. ( untuk informasi selengkapnya www.virusindonesia.com )
Download PCMAV RC18 Update Build2
Posted by Dafis at 11:02 0 comments
Labels: Security and Antivirus
Thursday, 26 July 2007
Memberikan Thermal Greese Pada Permukaan CPU
Permukaan pada Heatsink dan CPU sebenarnya tidak 100 % merata, sehingga harus diberikan thermal greese pada kedua permukaan tersebut. Pada processor yang bekerja standard, panas yang dihasilkan dapat diserap pada permukaan heatsink yang di dinginkan oleh fan. Pada kondisi Overclock terkadang panas pada permukaan CPU meningkat dan kondisi tersebut terkadang menjadi ekstrim dan membuat CPU menjadi langsung hang atau setelah bekerja beberapa waktu menjadi hang karena peningkatan panas tidak dapat diserap secara baik oleh heatsink.
Penyebab dari panas CPU yang tidak dapat ditekan oleh heatsink atau disebabkan udara dari fan tidak mencukupi arus udara untuk mendinginkan heatsink menyebabkan CPU overheating dan dapat berhenti bekerja karena mulfunction.
Tetapi bila Fan sudah dirasakan cukup kencang dalam memberikan udara tetapi temperature dirasakan masih tetap tinggi, salah satu penyebabnya dimungkinkan oleh permukaan heatsink dan CPU tidak menempel secara merata. Sebenarnya dalam kenyataan tidak ada heatsink yang 100% menempel secara rata pada permukaan CPU dan Heatsink. Hanya 60 sampai 90% permukaan saja yang dapat menyerap panas dan dapat dihantarkan pada oleh heatsink untuk diserap atau didinginkan oleh heatsink. Gap atau adanya permukaan heatsink yang tidak merata ini yang yang menyebabkan temperature CPU diatas normal, atau walaupun sudah mengunakan fan dan heatsink besar tetapi temperature tidak dapat ditekan semaksimal mungkin.
Untuk menekan masalah permukaan yang tidak merata dapat digunakan chemical yang disebut thermal greese. Thermal greese umumnya berbentuk Gel yang dioleskan pada permukaan CPU dan heatsink. Sisi kosong yang tidak dicover antara permukaan heatsink dan CPU dapat di isi oleh thermla greese tersebut. Sehingga seluruh permukaan CPU dan heatsink dapat menempel menjadi satu.
Gel Thermal greese jenis ini dapat menempelkan seluruh permukaan CPU dan Heatsink sehingga panas yang dikeluarkan dari CPU dapat diserap.
Sifat dari thermal greese sendiri tidak 100% menyerap tetapi terdapat selisih 3% dari kondisi 100% permukaan. Karena sifat gel ada cairan padat dan bukan bahan logam padat, penyerapan panas dilakukan hanya mencapai 97% dari seluruh permukaan yang telah diberikan thermal greese. Tetapi dengan thermal greese akan mendapatkan kondisi 97% panas pada CPU dapat diserap dan dilepaskan oleh heatsink. Pada percobaan Pentium III 500 E coopermine temperature terditeksi pada 33 deg.C dengan thermal greese hanya 30 deg.C. Untuk O/C 667MHz tanpa mengunakan thermal greese, temperature terditeksi pada 35 deg.C. Dan pada pengunaan thermal greese terditeksi konstan pada 31.5deg.C. Pada praktek dapat terlihat bahwa manfaat thermal greese memang dapat menekan temperature CPU walaupun tidak mencapai 100% , tetapi mengurangi dari friksi maksimum 80% yang dicapai pada penempelan heatsink CPU tanpa thermal greese. Temperature CPU akan terlihat lebih rendah dibandingkan tanpa pengunaan thermal greese.(obengware/www.autokomputama.com)
Posted by Dafis at 19:37 0 comments
Labels: Hardware
Tuesday, 24 July 2007
Cara Hacker curi data Kartu Kredit

Artikel ini tidak ditujukan untuk mengajari anda gimana mencuri data kartu kredit, tapi kami ingin memberitahu anda supaya di kemudian hari anda bisa terhindari dari kejahatan pencurian data kartu kredit. Istilah kejahatan kartu kredit yang biasa di istilahkan "carding" sejak adanya internet meningkat ratusan persen. Ironisnya Indonesia masuk dalam jajaran top 10 (sempat di peringkat pertama) sehingga kartu kredit terbitan Bank-Bank Indonesia ditolak ketika belanja online di situs luar negeri.
Hal ini juga pernah di alami oleh penulis yang ingin berlangganan majalah game luar negeri dengan pembayaran online lewat kartu kredit.
Para hacker sangat suka sekali kejahatan yang satu ini, kenapa? Karena kalau cuma nge-hack website atau deface (merubah tampilan/link website) merupakan sesuatu yang tidak ada untungnya. Dan hal ini bisa ke deteksi dan pelaku kejahatan bisa ketangkap dengan mudah kalau sites yang dia masuki memiliki TRACKER (program pelacak ip/link) atau LOG FILE (file yang mencatat aktivitas user/ip yang masuk ke website). Kalau carding mereka bisa bebas tanpa jejak dan juga kadang-kadang setelah mendapatkan datanya, mereka sebarkan antar hacker sehingga susah dilacak orang pertama yang mencuri data kartu kredit. Kejadian baru-baru ini yaitu situs internet teroris Indonesia juga di register dari hasil carding.
Ada beberapa cara yang digunakan oleh hacker dalam mencuri kartu kredit, antara lain:
1. Paket sniffer, cara ini adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan data apa saja. Konsep kerjanya mereka cukup memakai program yang dapat melihat atau membuat logging file dari data yang dikirim oleh website e-commerce (penjualan online) yang mereka incar. Pada umumnya mereka mengincar website yang tidak dilengkapi security encryption atau situs yang tidak memiliki security yang bagus.
2. Membuat program spyware, trojan, worm dan sejenisnya yang berfungsi seperti keylogger (keyboard logger, program mencatat aktifitas keyboard) dan program ini disebar lewat E-mail Spamming (taruh file-nya di attachment), mirc (chatting), messenger (yahoo, MSN), atau situs-situs tertentu dengan icon atau iming-iming yang menarik netter untuk mendownload dan membuka file tersebut. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer anda ke dalam sebuah file, dan akan mengirimnya ke email hacker. Kadang-kadang program ini dapat dijalankan langsung kalau anda masuk ke situs yang di buat hacker atau situs porno.
3. Membuat situs phising, yaitu situs sejenis atau kelihatan sama seperti situs aslinya. contoh di Indonesia ketika itu situs klik bca (www.klikbca.com), pernah mengalami hal yang sama. situs tersebut tampilannya sama seperti klikbca tetapi alamatnya dibikin beberapa yang berbeda seperti www.clikbca.com, www.kikbca.com, dll, jadi kalau netter yang salah ketik, akan nyasar ke situs tersebut. Untungnya orang yang membuat situs tersebut katanya tidak bermaksud jahat. Nah kalau hacker carding yang buat tuh situs, siap-siap deh kartu kredit anda bakal jebol.
4. Menjebol situs e-commerce itu langsung dan mencuri semua data para pelanggannya. Cara ini agak sulit dan perlu pakar hacker atau hacker yang sudah pengalaman untuk melakukannya. Pada umumnya mereka memakai metode injection (memasukan script yang dapat dijalankan oleh situs/server) bagi situs yang memiliki firewall. Ada beberapa cara injection antara lain yang umum digunakan html injection dan SQL injection. Bagi situs yang tidak memiliki security atau firewall, siap-siaplah dikerjain abis-abisan.
Ada beberapa cara lagi yang dilakukan para hacker, tapi cara-cara di atas adalah cara yang paling umum dilakukan hacker untuk carding. Cara yang tidak umum akan dijelaskan nanti di lain waktu. Kejahatan tidak hanya terjadi karena ada niat dari si pelaku, tetapi karena adanya kesempatan, waspadalah... waspadalah...(ketok/dafis)
Posted by Dafis at 14:03 0 comments
Labels: Hacking and Cracking
Memeriksa Voltage Power Supply
Artikel ini membahas bagaimana memeriksa voltage power supply. Power dari power supply dibagi dengan beberapa connector yang membagi antara 12V, 5V dan3.3Volt. Cara termudah adalah memeriksa output power ketika power sedang bekerja.
Dibawah ini adalah cara memeriksa power supply mengunakan multimeter
Susunan cable pada power supply
Pada format power supply masih dibagi antara beberapa form factor. Standard power supply ATX dan BTX tetap mengunakan 3 bagian voltage seperti yang dikemukakan diatas. Versi ATX saat ini sudah memiliki versi 1.3 dimana terdapat tambahan power SATA untuk perangkat terbaru seperti SATA harddisk. Sedangkan form factor terbaru adalah BTX yang merubah pemakaian AUX dan menambahkan pin main power dari 20pin menjadi 24 pin. Tetapi dasarnya tetap sama dimana 12V, 5V dan 3.3V adalah voltage yang digunakan pada output voltage power
Dibawah ini adalah gambaran connector dari power supply dengan masing masing output voltage menurut standard power supply ATXConnector pada power supply ke mainboard




3.3 volt
Untuk memeriksa voltage 3.3V dapat digunakan 2 connector. Pertama adalah dengan mengunakan cable Main Connector. Dan mencari kabel berwarna Orange dengan Black, Orange adalah 3.3V+ dan Black adalah 3.3V-.
Tetapi cara termudah adalah mengunakan cable yang tidka terpakai seperti AUX connector yang terdiri dari 5V+, 3.3V+.3.3V+, Com, , Com, Com. Caranya seperti pada gambar dibawah ini. Dimana cabel Aux connector dihubungkan antara Plus dengan Orange dan Minus dengan Black untuk memeriksa 3.3 Volt
5 Volt dan dan 12V
Untuk memeriksa 12V dan 5V paling mudah.
Gunakan cable Peripheral connector dengan warna Red, Black, Black dan Yellow.
Untuk mendapatkan 5V, hubungkan multimeter antara Plus Red dengan Black Minus
Sedangkan 12V dihubungkan antara Plus Yellow dan Black Minus
Toleransi power
Tidak semua power akan menunjukan angka persis 12V, 5V dan 3.3V. Toleransi power dapat dilihat pada bagian gambar dibawah ini.
Misalnya power anda memiliki output 3.4V atau 3.45V pada 3.3V. Output tersebut masih dapat diterima dengan batas toleransi. Dan 5V dengan 12V masih dapat diterima bila tidak melebih 5.25V dan 13V
Umumnya output power supply berada diantara persentase pada gambar diatas. Untuk kondisi terbaik, voltage 3.3V tidak lebih dari 3.4V. Untuk 12V tidak lebih dari 12.5V dan 5V tidak lebih dari 5.2V. Bahkan pada beberapa power supply juga dapat menunjukan voltage lebih rendah tetapi bila tidak terlalu rendah hal ini masih dapat diterima dari persentase batas teleransi maka power masih memiliki output yang memadai.
Untuk kondisi tidak normal, output power supply berada diatas ambang batas persentasi seperti gambar diatas. Terlalu tinggi akan menyebabkan perangkat menjadi overvoltage dan menjadi panas, terlalu rendah juga akan memberikan ketidaktabilan pada CPU atau perangkat hardware.
Kedepan dengan BTX
Sedikit ulasan pada BTX power. Perubahan pada standard ATX dan BTX sebenarnya hanya terletak pada 4 pin tambahan. ATX memiliki 20pin power sedangkan BTX memiliki 24pin power. Dibawah ini adalah letak perbedaan pada power BTX jack power mainboard (bukan jack power connector power supply) dimana pada bagian paling bawah yang diberikan warna adalah 4 pin tambahan baru pada standard BTX
Result
Uraian diatas sedikit dapat memberikan pengetahuan bagaimana memeriksa power supply anda. Yang perlu di ingat adalah power supply tidak akan memiliki output yang presisi seperti harus menunjukan angka 12.0V, 5.0V dan 3.30V. Dipastikan ada sedikit perubahan angka baik lebih besar dan lebih kecil. Tetapi output power haruslah sesuai ketentuan dari batas toleransi, dan tidak melebihi toleransi maka power supply masih memiliki output yang benar dan layak digunakan.
Untuk kondisi terbaik pemeriksaan power ada yang mengunakan cara memeriksa output dengan kondisi power tanpa beban atau tidak dipasangkan pada perangkat computer. Tetapi ada yang memilh cara mudah dengan memeriksa ketika power supply sedang dihubungkan keperangkat PC atau mainboard. Cara ini memiliki dampak baik dan buruk. Bila power supply diperiksa ketika dipasangkan hardware nilai positifnya akan memperlihatkan kondisi sebenarnya output power yang dikeluarkan oleh power supply. Disisi lain power bisa saja menunjukan angka voltage dibawah atas diatas normal karena adanya beban dari pemakaian daya pada power supply. Asalkan tidak melewati batas toleransi maka output power supply dapat diterima. Asalkan powr supply memang memiliki kekuatan atau output power yang memadai dan cukup menyuplai daya ke perangkat computer.
Bila anda berkeinginan memeriksa power output pada power supply, sebaiknya cukup berhati hati jangan sampai terjadi short atau terjadinya hubungan antara plus dan minus. Seperti biasa, resiko ditangan anda ketika sedang memeriksa dan harus sangat hati hati untuk menghubungkan multimeter ke connector power supply.(obengware/dafis)
Posted by Dafis at 12:40 0 comments
Labels: Hardware
Monday, 23 July 2007
Flash Disk mengalami Write Protect
Pengetahuan pada artikel kali ini adalah :
Flash Disk mengalami Write Protect Error
Anda tidak dapat membuang file atau memasukan file ke dalam Flash Disk
Upaya melakukan format pada Flash Disk mendapatkan pesan Write Protect
Flash Disk terkadang mengalami hal yang sama bila digunakan oleh computer berbeda. Dan tetap tidak dapat digunakan oleh computer anda, walaupun terkadang dapat bekerja pada computer lain
Pesan ditampilkan pada Windows XP :
Pada pesan pertama, pesan muncul ketika dilakukan format
Pesan ke 2 ketika file lakukan write file atau memindahkan file ke flash disk
Pesan ke 3 adalah pesan lainnya ketika flash disk dimasukan data dari harddisk


Tip dengan CHKDSK dan Format melalui Dos Prompt:
Masuk ke DOS Prompt Windows XP dan ketik CHKDSK /F Drive letter : (chkdsk /f v:)
Selesai memeriksa dari Check Disk (CHKDSK), coba anda buang file yang ada pada Flash Disk dengan perintah Del drive letter:*.*. Contoh pada perintah membuang file dari Flash Disk di drive V: adalah DEL V:*.*
Sekali lagi anda coba format dengan perintah Dos Promt. Format V:
Atau gunakan cara melalui Computer Management dan lihat volume drive V, dan anda coba format. Bila masih terdapat pesan error lakukan boot pada computer
Tahap 1
Tahap 2
Tahap 3.4
Result
Flash disk anda mengalami corrupt. Cara yang disebutkan diatas adalah untuk memperbaiki flash disk yang corrupt file dan mengalami file protect ketika mengcopy atau memindahkan data serta tidak dapat melakukan format.
Selesai melakukan format pada Flash Disk, tetapi anda mendapat pesan yang sama ketika melakukan format. Coba anda lakukan boot pada computer untuk me-refresh Windows XP agar mengenal Flash Disk anda. Bila masih mengalami hal sama, coba anda ulangi kembali melakukan chkdsk, bila masih terdapat pesan invalid link. Bila kedua kalinya anda masih mengalami hal tersebut, cara yang kami berikan tidak berlaku untuk flash disk anda ;-)
Kasus Flash Disk Write Protect terkadang hanya terjadi pada satu buah computer sementara beberapa waktu masih dapat digunakan oleh computer berbeda. Tetapi dapat juga langsung terjadi pada semua computer yang ketika anda menghubungkan Flash Disk anda baik pada sistem Windows XP atau OS lain
Hal lain dapat saja membuat error pada flash disk anda dan belum tentu disebabkan karena corrupt file yang membuat kasus seperti diatas.(obengware/dafis)
Posted by Dafis at 18:03 0 comments
Labels: Hardware